India Memperpanjang Tanggal Implementasi Material Polipropilena (PP) untuk Perintah Kontrol Kualitas Cetakan dan Ekstrusi

Pada tanggal 22 Oktober 2025, Pemerintah India, melalui Kementerian Kimia dan Pupuk (Departemen Kimia dan Petrokimia), menerbitkan Perintah Amandemen Kedua Bahan Polipropilena (PP) untuk Pencetakan dan Ekstrusi (Kontrol Kualitas), 2025.
Perintah Kontrol Kualitas asli pertama kali diterbitkan pada tanggal 26 Februari 2024 melalui SO 921(E), dan sejak itu telah mengalami beberapa amandemen:
- SO 3594(E) – 23 Agustus 2024
- SO 5553(E) – 24 Desember 2024
- SO 2788(E) – 23 Juni 2025
Amandemen terakhir dikeluarkan berdasarkan ketentuan Undang-Undang Biro Standar India (BIS), 2016, dengan tujuan untuk lebih memperkuat kualitas produk, memastikan keselamatan konsumen, dan mendorong penggunaan bahan baku terstandarisasi di sektor plastik dan petrokimia. Hal ini merupakan bagian dari inisiatif Pemerintah yang berkelanjutan dan bertahap untuk meningkatkan standar kualitas dan memastikan keseragaman serta keandalan dalam manufaktur polimer.
Amandemen Utama
Amandemen ini memperpanjang tanggal pemberlakuan Pesanan Bahan Polipropilena (PP) untuk Pencetakan dan Ekstrusi (Kontrol Kualitas), 2024, dari tanggal yang dijadwalkan lebih awal menjadi 24 April 2026.
Perpanjangan ini memberikan waktu tambahan bagi produsen dan importir untuk menyesuaikan diri dengan persyaratan Perintah, termasuk memperoleh sertifikasi BIS dan memastikan kepatuhan penuh terhadap Standar India yang berlaku.
Implikasinya bagi Industri
- Produsen harus memperoleh sertifikasi BIS untuk bahan PP yang ditujukan untuk pencetakan dan ekstrusi sebelum April 2026.
- Produk yang tidak patuh tidak akan diizinkan untuk dijual, diimpor, atau didistribusikan di pasar India setelah Perintah mulai berlaku.
- Disarankan bagi para pemangku kepentingan untuk memulai atau mempercepat proses pengujian dan sertifikasi melalui laboratorium yang diakui BIS.
Kami mengakui bahwa informasi di atas telah dikumpulkan dari Departemen Kimia dan Petrokimia (Kementerian Kimia dan Pupuk, Pemerintah India) dan Lembaran Negara India.
